Selasa, 29 Januari 2019
Jumat, 12 Oktober 2018
Kempo Kabupaten Bandung meraih Juara Umum II pada PORDA XIII tahun 2018
Kempo Kabupaten Bandung Meraih
Juara Umum II Pada PORDA XIII tahun 2018 di Kabupaten Bogor
Pekan
Olahraga Daerah (PORDA ) Jawa Barat ke XIII masih berlangsung di Bogor dari
tanggal 5 – 29 Oktober 2018. Dari 60 cabang olahraga yang di pertandingkan
terjadi persaingan ketat dari tiap daerah, tuan rumah Kabupaten Bogor masih
perkasa di puncak klasemen, sampai tulisan ini di buat kokoh dengan perolehan
medali 165 emas, di susul oleh Kota Bandung dengan 75 emas dan Kab. Bekasi di
urutan ke tiga.
Cabang
Olahraga Shorinji Kempo di pertandingkan pada tanggal 4 – 7 Oktober 2018 di
Pendulum, Corporate University Kab. Bogor. Memperebutkan 19 Nomor pertandingan
dari berbagai kategori
Persaingan
pada Cabor Kempo sangat terasa sekali daerah-daerah yang mempunyai atlet-atlet
Nasional seperti Kota Bogor, Kab. Bogor dan Kabupaten Bandung bersaing ketat
untuk menjadi yang terbaik.
Kabupaten
Bandung mampu meraih medali Emas dari nomor Randori Perorangan Kelas 75 kg atas
nama Santana, SPd. Embu pasangan putri Dan I atas nama Ayu Rahayu dan Rizka
Amalia Nabila dan Embu pasangan putra DAN II/III atas nama Anggi Wibawa dan Key Emmanuel.
Meraih prestasi
dari Bangku Sekolah.
Kabupaten
Bandung di perkuat oleh Atlet atlet pelajar baik dari SMK Negeri 3 Baleendah
dan SMK Pasundan I Banjaran. Memang kami sejak tahun 2003 mengembangkan Kempo
dari sekolah sekolah dan Alhamdulillah setelah melewati berbagai tantangan
pelan tapi pasti Kempo Kabupaten Bandung mulai menjadi salah satu kekuatan yang
di perhitungkan di Jawa Barat maupun Nasional.
Para
peraih medali Emas pada event PORDA Jabar XIII ini merupakan Alumni dari SMK
Negeri 3 Baleendah yaitu :
1.
Anggi
Wibawa S (Alumni angkatan 2008) saat ini menjadi staf pengajar di SMKN 3
Baleendah
2.
Santana
(Alumni angkatan 2008) Menjadi staff pengjar SMKN 3 Baleendah
3.
Ayu
Rahayu (alumni angkatan 2016) Kuliah di INABA beasiswa Prestasi Kempo free 100%
4.
Rizka
Amalia Nabila Kelas XI OTKP 1 SMK N 3 Baleendah
Menurut Catur
Sujatmiko, SPd. M.MPd
pelatih sekaligus Pembina KEMPO SMK Negeri 3 Baleendah yang juga Sekretaris
Umum Persaudaraan Beladiri Kempo Indonesia Jawa Barat bahwa keberhasilan
pembinaan olahraga prestasi bukan sesuatu yang instan tetapi suatu proses
berkesinambungan dari sejak usia dini.
Salah
satu atlet termuda adalah Rizka Amalia Nabila (16 tahun ) dan masih berstatus
siswi SMKN 3 Baleendah kelas XI OTKP1.
Dengan
prestasi medali emas ini maka ke lima atlet tersebut akan di panggil untuk
pemusatan latihan menghadapi PON XX yang akan di laksanakan di Papua tahun 2020
mendatang dan sebelum itu mereka akan memperebutkan tiket menuju PON pada Babak
Kualifikasi PON XX di Kalimantan Selatan pada bulan September 2019 mendatang.
(Catur
Sujatmiko, SPd. M.MPd Pembina Kempo Kabupaten Bandung)
Jumat, 17 Agustus 2018
Enam Karakteristik Shoriji Kempo
Karakteristik Goju Ittai dan Kumite Shutai
Goju Ittai - Teknik Keras dan Lembut adalah Kesatuan.
( Go = Kasar, Ju = Lemah, Ittai = Bersama-sama )
Shorinji Kempo teknik dapat diklasifikasikan sebagai goho (keras) atau Juho (lunak), masing-masing yang relevan tergantung pada sifat serangan. Belajar untuk menggabungkan mereka dalam sebuah sistem yang dinamis menciptakan sumber secara signifikan lebih efektif untuk pertahanan diri. Selain itu, studi lebih dekat menunjukkan bahwa terdapat elemen lunak dan keras dalam semua teknik (berpikir bagaimana ini berlaku untuk teknik yang Anda tahu).
Kumite Shutai - Berpasangan Diutamakan.
( Kumite = Berpasangan, Shutai = Diutamakan )
Paduan mengajarkan pelatihan teknik kontrol, yang benar dan kasih sayang. Teknik Tidak dapat dipelajari tanpa bantuan dari mitra, seperti jarak waktu, benar dan aplikasi tidak bisa dipelajari sendiri (perhatikan bahwa dalam kontras dasar-dasar, kihon, hanya bisa dipelajari secara individual). menghubungi Cahaya memastikan realisme saat mengajar kontrol dan menjaga keselamatan. Terlepas dari perbedaan dalam keterampilan dan pengalaman, mitra selalu dapat saling membantu dan belajar bersama-sama karena setiap orang berbeda dan menyajikan masalah-masalah baru yang dapat diubah menjadi kesempatan belajar.
Tiga ajaran Ken (Shu-Ha-Ri)
1. Tiga tahap yang harus diikuti dalam berlatih ken adalah shu(mengikuti), ha (mengadaptasi) dan ri (melepaskan diri).
2. Pelajaran dimulai dari mengikuti, meniru. Mengulang-ulang gerakan dengan memahami tujuan suatu teknik akan membuatnya menjadi gerakan refleks.
Shu, Ha, Ri (Mengikuti, Mengadaptasi, Menguasai)
Ketiga kata ini mewakili tingkatan dalam menguasai suatu ilmu/ajaran.Shu dapat berarti ”melindungi”, ”menjaga” atau ”menepati janji”. Haberarti ”memecahkan” atau ”menyelesaikan”. Ri berarti ”membariskan bersebelahan” atau ”memisahkan”. Dalam Bahasa Indonesia diterjemahkan: mengikuti, mengadaptasi dan menguasai. Setiap ilmu ataupun seni, baik ajaran bersifat fisik maupun non fisik mengikuti tingkatan belajar ini.
Proses belajar dimulai dari meniru dan mengulang-ulang sampai mahir. Semua teknik tingkat tinggi dipelajari dengan cara yang sama. Pengertian latihan dengan konsep Shu, Ha dan Ri akan membantu seseorang untuk dapat mengenali tingkatan seseorang dalam berlatih dan membantu seseorang untuk terus latihan tanpa sikap puas diri atau sebaliknya merasa tidak mampu.
Ketiga tingkatan tersebut dalam Shorinji Kempo:
1. Shu adalah tingkatan di mana seseorang meniru teknik dan belajar menerapkannya sesuai dengan petunjuk sang guru.
2. Ha adalah tingkatan perubahan seseorang (sesuai teori dari sang guru) dan menerapkannya sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik fisik seseorang.
3. Ri adalah tingkatan di mana seseorang telah menguasai ilmutersebut dan pada tingkatan ini banyak orang akan meminta bimbingan dan ajarannya.
Kisei dan Kiai
Kisei adalah perwujudan kemantapan mental yang di wujudkan dengan semangat.
Memberi tanda dengan suara yang menandakan jika kita siap untuk melakukan suatu jurus ken ataupun waza yang di perintahkan oleh senpainya.
Kiai adalah perwujudan mental yang di realisasikan dengan suara.
Memaksa udara membentuk paru-paru, Kiai yang harus dihasilkan dari diafragma (seperti bernyanyi) bukan dari tenggorokan. Kiai digunakan ketika punching atau menendang dan mengubah sikap.
Organisasi berhubungan dengan Shorinji Kempo
Ada empat organisasi dalam Shorinji Kempo Group:
1. Kongo Zen Sohonzan Shorinji (Shorinji Kempo sebagai Organisasi Keagamaan)
2. Sekolah Tinggi Zenrin Gakuen (Shorinji Kempo sebagai Organisasi Pendidikan)
3. Federasi Shorinji Kempo Jepang (Shorinji Kempo sebagai Organisasi Olahraga di Jepang)
4. World Shorinji Kempo Organization (Shorinji Kempo sebagai Organisasi Olahraga di Dunia)
Berdasarkan kesepakatan, organisasi-organisasi ini membentuk Shorinji Kempo Group dan menunjuk Yuuki So (Shike Shorinji Kempo, Doshin So II) sebagai Ketua. Maksud didirikannya Shorinji Kempo Group ini adalah untuk menjamin pengajaran dan teknik yang didesain oleh Doshin So, tetap diturunkan dan dikembangkan selayaknya pada abad ke-21 ini. Oleh karenanya Shorinji Kempo bertujuan agar setiap organisasi benar-benar menjaga karakteristik khususnya, serta menjaga kerjasama yang baik, menyebarkan pengajaran, mengembangkan kegiatan pendidikan dan menyumbangkan kepada masyarakat dengan mengembangkan jenis individu yang dibutuhkan masyarakat.
Perkembangan Organisasi -
· Tahun 1947, ketika Jepang berada di bawah kekuasaan tentara Sekutu, Kaiso mendesain beladiri Shorinji Kempo dengan misi memperbaharui negaranya dengan mengembangkan penduduknya.
· Tahun 1948, Kaiso mendirikan Nippon Hoppa Shorinji Kempo Kai. Bersamaan dengan itu, Kaiso memperoleh pengesahan untuk membentuk organisasi keagamaan yang bernama Ko Manji Kyodan, yang terinspirasi dari organisasi Hong Wan Kai (masyarakat penderma) yang dia temui di Cina.
· Tahun 1951, ketika Undang-Undang baru bagi organisasi keagamaan berlaku, Ko Manji Kyodan berubah nama menjadi Kongo Zen Sohonzan Shorinji. Dengan cepatnya para Kenshi ini mendapat pekerjaan, berpindah atau memasuki perguruan tinggi sehingga Shorinji Kempo dapat tersebar dengan cepat.
· Tahun 1956, berdiri Nihon Shorinji Kempo Bugei Senmon Gakko sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan kepemimpinan. Pada Tahun 1958 berubah nama menjadi Nihon Shorinji Budo Senmon Gakko (Akademi Beladiri Shorinji Jepang) yang kemudian membuka latihan beladiri penuh waktu dan juga kursus-kursus tambahan lainnya di seluruh Jepang. Pada Tahun 2002 membuka Sekolah Menengah dan pada Tahun 2003 berganti nama menjadi Zenrin Gakuen (Sekolah Tinggi Zenrin Gakuen) dengan membentuk kurikulum/fakultas manajemen kreatif dan teknik.
· Tahun 1957 dibentuk Zen Nihon Shorinji Kempo Remmei (Federasi Shorinji Kempo Jepang). Pada Tahun 1963, untuk mengakomodasi perkembangan organisasi yang sedemikian cepat berubah menjadi badan usaha, bernama Shadan Hojin Nihon Shorinji Kempo Remmei (Perusahaan Federasi Gabungan Shorinji Kempo Jepang). Pada Tahun 1990 bergabung dengan Nihon Budo Kyogikai (Asosiasi Pendidikan Fisik Jepang). Pada Tahun 1992 Federasi Shorinji Kempo Jepang berubah menjadi yayasan dengan nama Zaidan Hojin Shorinji Kempo Remmei.
· Tahun 1972, dibentuk Federasi Shorinji Kempo Internasional oleh delapan negara, yaitu Jepang, Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat, Brazil, Swedia, Filipina dan Iran. Selanjutnya berkembang menjadi 18 negara dan diubah namanya menjadi World Shorinji Kempo Organization (WSKO).
Jumat, 10 Agustus 2018
Penerimaan Anggota Baru Shorinji Kempo Kabupaten Bandung
Penerimaan Anggota Baru tahun 2018
Memasuki pertengahan tahun 2018 Pengurus Kabupaten Bandung terus berupaya agar Shorinji Kempo dapat berkembang dan memasyarakat khususnya untuk dojo-dojo umum sebagai persiapan menghadapi event POPDA tahun 2020 mendatang.
Dojo - dojo baru yang akan di buka pada tahun ini adalah sbb :
1. Dojo Kecamatan Banjaran
Kecamatan Banjaran menjadi pusat pelatihan Kempo untuk daerah Banjaran dan sekitarnya dengan tempat latihan Kantor Kecamatan Banjaran.
Jadwal Latihan : Setiap hari Minggu jam 08.30 - selesai
Menerima pendaftaran Anggota Baru dengan persyaratan sbb :
- Minimal kelas IV SD ( 8 tahun)
- Bersifat umum
- Mengisi Formulir Pendaftaran
- Membayar Uang Pendaftaran
- Terbuka untuk umum
Keterangan lebih lengkap hubung : 085861113001
2. Dojo SMP Negeri 1 Cipinang
Dojo SMP Negeri 1 Cipinang di buka sebagai salah satu kegiatan Ekstra Kurikuler di Sekolah anggotanya merupakan siswa siswi SMP Negeri 1 Cipinang
Sabtu, 04 Agustus 2018
Beladiri Kempo Sebagai Kegiatan Ekstra Kurikuler di Sekolah
Beladiri Kempo Sebagai Kegiatan Ekstra Kurikuler di Sekolah yang membentuk karakter siswa.
Sekolah merupakan pusat pendidikan dan pembentukan generasi penerus bangsa, karakter bangsa yang menjunjung tinggi asas ketimuran harus di tanamkan sejak usia dini terutama di sekolah sekolah.
Sayangnya dewasa ini sudah banyak kita lihat di sekolah - sekolah baik Negeri dan swasta sudah mulai kehilangan sentuhan cinta tanah air dan bangsa, bangga sebagai bangsa dan mampu berdiri sejajar dengan bangsa lain.
Kita sudah banyak memaklumi bahwa banyak masyarakat Indonesia yang tidak bangga dengan karakteristik bangsanya dan budaya daerahnya. Kita cenderung mengikuti mode atau budaya barat sebagai kiblat sehigga budaya dan karakteristik bangsa seolah olah mulai di lupakan.
Beladiri Kempo sebagai pembentukan karakter siswa di sekolah.
Ekstra kurikuler Beladiri menjadi pilihan yang cocok untuk mengembangkan dan mendidik mental para pesertanya apalagi dengan sistem belajar sekarang yang full day school, fisik pelajar menjadi PR besar bagi sekolah. Sedangkan pelajaran olahraga hanya sekedar salah satu mata pelajaran yang hanya dua jam per minggu.
Dengan ekstra kurikuler beladiri secara tidak langsung anak didik akan di tempa baik secara fisik maupun mental untuk menghadapi pelajaran di sekolah yang begitu padat.
Beladiri Kempo Olahraga prestasi di Sekolah.
Kami telah mengembangkan program ekstra kurikuler di beberapa sekolah di Kabupaten Bandung dengan bekerja sama dengan pihak sekolah tentunya, tidak bisa di nafikan bahwa Sumber Daya Atlet berasal dari bangku sekolah. Dengan menjadikan Kempo sebagai salah satu kegiatan ekstra kurikuler Kabupaten Bandung mendapatkan stok atlet yang berlimpah.
Bagi sekolah sendiri dengan adanya prestasi di bidang olahraga Kempo akan meningkatkan nama baik dan image sekolah bagi masyarakat sekitarnya sehingga dapat menjadi daya tarik bagi calon siswa baru.
Kami dalam mengembangkan Beladiri Kempo melalui sekolah sekolah terus berupaya agar anak didik/kenshi terus berkembang tidak hanya dari segi tekhnik Kempo saja yang paling penting adalah mereka dapat terus belajar dan meneruskan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.
Bagi kenshi kenshi yang berprestasi minimal di tingkat provinsi kami terus mengupayakan agar mereka dapat melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Beberapa kenshi kami dapat meneruskan kuliah dengan menggunakan jalur prestasi tanpa biaya alias gratis.
Bagi mereka yang sudah kuliah secara gratis ada kewajiban untuk membawa adik kelas / kohainya untuk dapat mengikuti jejak mereka dan dapat kuliah secara gratis pula.
Ke depan kami terus mengupayakan membuka dojo dojo baru di beberapa SD dan SMP di Bandung sebagai upaya mengembangkan Beladiri Kempo agar lebih memasyarakat.
Kabupaten Bandung tuan Rumah Eksesbisi Cabor Kempo di POPDA JABAR
Setelah berjuang cukup lama akhirnya Cabang olahraga Shorinji Kempo di pertandingkan pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah /POPDA XII tahun 2018. Pertandingan ini sendiri merupakan Eksebisi.
POPDA Jabar XII cabor Shorinji Kempo di ikuti oleh 15 Cabang Kabupaten / Kota se Jawa Barat, dengan jumlah atlet 154 orang dan 40 orang official.
Pertandingan di laksanakan dari tanggal 27 - 29 Juli dengan mempertandingkan 20 nomor Embu dan Randori semua kelas.
Kota Sukabumi Juara Umum POPDA XII Cabor Eksebisi Shorinji Kempo
Dengan di pimpin oleh 21 orang wasit yang merupakan wasit daerah Jawa Barat, setelah dua hari pertandingan akhirnya keluar sebagai juara umum Kota Sukabumi dengan meraih 7 medali emas. Tuan rumah Kabupaten Bandung sendiri berada di urutan ke 6 dengan meraih 1 medali emas, hal ini karena 3 orang atletnya terganjal umur yang melewati ketentuan sehingga tidak lolos verifikasi.
Tentunya sangat merugikan tuan rumah karena kekuatan menjadi pincang sedangkan atlet tersebut merupakan andalan di kelasnya masing-masing.
Dengan di pertandingkan sebagai cabor Eksebisi tentunya Perkemi Pengprov Jabar akan terus berusaha agar pada even popda mendatang Kempo sudah menjadi salah satu Cabor yang secara resmi di pertandingkan pada Ajang POPDA Jabar XIII.
Pertandingan POPDA Jabar XII Cabor Eksebisi Kempo ini juga di hadiri dan di support penuh oleh PB. PERKEMI hal ini dengan hadirnya Waketum I Sensei dr. Maridi Kartasasmita, SPB yang berkenan untuk membuka dan menyaksikan langsung jalannya pertandingan.
Beliau berharap bahwa ke depan Kempo dapat berkiprah pada event event resmi seperti POPDA dan O2SN.
Semoga...
Selasa, 24 Juli 2018
Cabor Kempo Masuk Dipertandingkan di Pekan Olahraga Pelajar
09.26
No comments
Kab Bandung | Kontroversinews.- Cabang olahraga bela diri Kempo kini dipertandingkan di agenda dua tahunan pekan olahraga pelajar daerah (Popda) tingkat Dinas Pemuda Olahraga Provinsi Jawa Barat ke XII meski masih bersifat ekhsibisi. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 27 hingga 29 Juli mendatang di GOR KONI Kabupaten Bandung.
Pada cabor tersebut sebanyak 250 atlet pelajar se Jawa Barat akan dilibatkan dengan 17 pengurus cabang (pengca) seluruh Jawa Barat yang sudah bersedia dan terlibat dalam agenda tersebut. Selain itu sebanyak 21 orang wasit akan menjadi juri dalam cabor tersebut.
Ketua Pelaksana Popda Jawa Barat, cabor Shorinji Kempo, Catur Sujatmiko mengungkapkan keikutsertaan Kempo di acara ekhsibisi Popda merupakan keinginan seluruh insan Kempo Jawa Barat. Sehingga akhirnya, Kempo bisa dipertandingkan di acara Popda mendatang.
“Perjuangan agar Kempo dipertandingkan di Popda Jabar sudah sejak tahun lalu. Mudah-mudahan, antusiasme pengurus cabang Kempo dapat mendorong Kempo agar dipertandingkan pada Popda mendatang secara resmi,” ujarnya di Gedung KONI Kab. Bandung , Jumat (20/7).
Ia menuturkan, dalam ekhsibisi Popda Jabar cabor Kempo akan mempertandingkan 20 nomor pertandingan embu dan randori pada kelompok putra, putri dan campuran dan memperebutkan 35 medali emas, 35 perak dan 46 medali perunggu.
“Setelah melakukan pendekatan dengan Dispora Jabar, akhirnya kami diberi kesempatan untuk melaksanakan ekhsibisi. Dengan Dispora memantau kesiapan kempo sukses atau tidaknya,” katanya.
Dirinya mengungkapkan keikutsertaan Kempo di ekhsibisi Popda Jabar menunjukan bela diri asal Jepang tersebut sudah menyebar di seluruh Jawa Barat. Ke depan katanya, diharapkan Jawa Barat menjadi pionir dalam penyelenggaraan kejuaraan daerah tingkat junior maupun senior.
Menurutnya, dengan banyaknya kabupaten dan kota yang siap mengirim kontingen menandakan Kempo semakin berkembang di Jawa Barat terutama sekolah-sekolah. Sementara anggaran yang digunakan merupakan swadaya pengurus cabang.
“Kami harap Dispora Jawa Barat untuk Popd mendatang dapat memasukkan Kempo sebagai salah satu Cabor resmi yang dipertandingkan,” pungkasnya. (Lily Setiadarma)
Rabu, 11 Juli 2018
Hierarkhi pada Beladiri Shorinji Kempo
A.
Pengertian
Hirarki
Hierarki (bahasa Yunani: hierarchia (ἱεραρχία),
dari hierarches, "pemimpin ritus suci, imam agung") adalah suatu
susunan hal (objek, nama, nilai, kategori, dan sebagainya) di mana hal-hal
tersebut dikemukakan sebagai berada di "atas," "bawah,"
atau "pada tingkat yang sama" dengan yang lainnya.
Pengertian hierarkhi secara bebas dapat diartikan sebagai sebuah rantai
komando kepatuhan kepada atasa atau senior.
Hirarki adalah adanya hubungan antara
atasan-bawahan di dalam organisasi, yang menyebabkan adanya rantai komando yang
artinya adanya pelapisan atau tingkatan personil dalam suatu organisasi.
Hirarki dalam organisasi mempengaruhi sistem informasi dan
struktur hirarki merupakan kerangka dasar disekitar mana sistem informasi
diorganisasikan dengan beberapa perkecualian dan tanpa mempertimbangkan jenis
informasi lain yang telah ada, maka sistem informasi disusun untuk mengalirkan
informasi sesuai dengan hirarki.
B.
Pentingnya
Hierarkhi dalam Beladiri
Dalam
sebuah organisasi yang menuntut kepatuhan anggotanya maka hierarkhi sangat
penting sekali agar para anggota patuh dan taat pada aturan organisasi.
Pada
setiap organisasi beladiri terutama yang berasal dari Jepang Hierarkhi masih
sangat di junjung tinggi, sesuai dengan budaya Jepang yang penuh disiplin
tinggi dan kepatuhan anggota.
Mengapa
hierarkhi harus di pertahankan dalam organisasi Beladiri?
Sebab
dalam organisasi Beladiri di mana Ilmu Beladiri menjadi sumber kegiatan
anggotanya Hierarkhi sangat di butuhkan agar para anggota patuh dan taat
terhadap aturan Organisasi. Banyak organisasi Beladiri yang pecah dan kemudian
timbul aliran aliran baru karena pengaruh hierarkhi semakin berkurang sehingga
ego setiap anggota muncul dan memisahkan diri dari induk organisasinya. Sebagai
Contoh Karate yang semakin jauh dengan nilai nilai dan filosofi aslinya dengan
banyaknya aliran yang muncul.
Hierarkhi
atau jalur komando menjadi ciri khas beladiri sebagai bentuk seni yang mengalir
dalam beladiri itu sendiri. Dengan hierarkhi kepatuhan anggota dan saling
menghormati atau menghargai akan terus terjaga.
Namun
hierarkhi juga harus di tempatkan pada posisinya masing-masing, hierarkhi yang
salah kaprah justru membuat
C.
Hierarkhi
di Shorinji Kempo
Shorinji
Kempo merupakan filosofi seni Beladiri dengan menjunjung tinggi semangat
Bushido dan hierarkhi terhadap atasan/senior. Nilai nilai ini sangat penting
sekali sebagai falsafah dasar.
Satu
kata yang bisa membuat kita gembira sekaligus takut. Karena hierarkhi terus di
pegang teguh oleh para pengikut Shorinji Kempo. Tentunya hierarkhi di sini ada
maksud dan tujuan sesuai dengan ajaran dari Founding Father Perkemi seperti di
kutip di bawah ini :
Kaisho mengajar disana tiap 5-7 hari
perbulan. Beliau menggunakan tekniknya ke saya, dan ketika saya berkata “itai
yo, itai yo (itu sakit)”, beliau pun berkata, “Lihat teknik inipun berfungsi
kepada orang asing.” ;-<
Sekeras apapun latihannya, Sensei Indra datang ke dojo seawal mungkin dan baru pulang setelah yang lainnya pulang. Setelah latihan,dimana Kaisho menggunakan tekniknya kepada Sensei Indra, Kaisho pun berkata ”Tangan dan kakimu pasti sakit sekali”, dan kaisho pun mentraktir Sensei Indra semangkok mie udon. Kata-kata yang bersahabat dari Kaisho “Kamu Suka?” menyentuh hati Sensei Indra yang paling dalam.
-Apakah anda mengingat kata-kata yang paling jelas dikatakan Kaisho Kepada anda?
Sensei Indra: Kaisho secara berulang-ulang berkata kepada saya “Kuasai Shorinji Kempo dan sebarkan di Indonesia.” Itu bukan untuk diri saya pribadi, melainkan untuk Indonesia.
Pada 30 September 1965, terjadi percobaan
Kudeta, oleh Partai Komunis Indonesia. Kudeta itu tidak berhasil, namun rakyat
merasa tidak aman. Para pemuda merasa kecewa. Dalam keadaan semacam itulah
Sensei Indra mulai mengajarkan Shorinji Kempo di Indonesia
Sensei Indra: Para pemuda pada masa itu cenderung
membentuk geng preman. Pada saat saya melewati suatu taman, ada sekelompok geng
preman datang dan mengepung saya. Saya membuat lingkaran dengan garis tengah
sekitar 3meter di tanah, dan menantang mereka untuk masuk dan melawan saya satu
lawan satu. Saya menunggu dalam Taiki Gamae. Ketika salah satu preman meraih
tangan saya, saya menggunakan Gyaku Gote, lalu dilanjutkan Ura Gatame. Lalu
saya berkata kepada preman yang lain, kalau dia bisa mati kalau
diteruskan.
Dua dari para preman tersebut menjadi murid dari Sensei Indra. Sensei Indra membuat mereka berjanji untuk tidak berbuat jahat lagi dan mengijinkan mereka menjadi pengikutnya. Kenshi-kenshi baru tersebut sesekali menunjukkan tabiat preman mereka. Pada saat-saat tersebut, Sensei Indra mengingatkan mereka dengan kata-kata kasar, sampai dengan mereka tidak menunjukkan tabiat buruk mereka, dalam perkataan.
Dua dari para preman tersebut menjadi murid dari Sensei Indra. Sensei Indra membuat mereka berjanji untuk tidak berbuat jahat lagi dan mengijinkan mereka menjadi pengikutnya. Kenshi-kenshi baru tersebut sesekali menunjukkan tabiat preman mereka. Pada saat-saat tersebut, Sensei Indra mengingatkan mereka dengan kata-kata kasar, sampai dengan mereka tidak menunjukkan tabiat buruk mereka, dalam perkataan.
Sensei Indra: Indonesia adalah Negara dengan umat
Islam sebagai mayoritas. Saya sering berkatakata-kata yang sangat menghina
seperti “Kamu babi!”. Lalu saya pun memberikan wejangan yang panjang kepada
mereka. Mereka memerlukan pelajaran yang tegas agar dapat menerima apa yang hendak
saya yakinkan kepada mereka.
Keadaan ini mirip dengan Jepang saat mereka kalah dalam perang Pasifik
Sensei Indra tidak mengijinkan Kenshi untuk menunjukkan teknik Shorinji Kempo kepada orang lain sebelum Kenshi tersebut mencapai Kyu-III. Beliau menjaga teknik tersebut sebagi rahasia, sehingga orang yang belajar Shorinji Kempo bangga dengan apa yang telah mereka pelajari. Ketika kenshi mencapai Kyu-III kenshi tersebut diperbolehkan membawa teman mereka, namun dibatasi hanya satu atau dua orang saja.
Sensei Indra: Anda mungkin bertanya-tanya kenapa kami menjaganya sangat rapat dan rahasia. Salah satu alasannya adalah kami bisa saja dilarang untuk belajar Kempo, jika ada seseorang membawa orang komunis untuk menjadi anggota kami.
Sistem semacam ini terus berlangsung hingga angkatan Kenshi ke-enam.
Sambil mengajarkan filosofi Shorinji Kempo, beliau menambah anggota sedikit demi sedikit. Salah seorang anggota awalnya saat ini menjabat menjadi President dari sebuah Bank Jerman.
Sensei Indra: Di Indonesia ada semacam ungkapan, jika kamu berkata akan membangun rumah, maka bangunlah rumah itu. Ini adalah perwujudan dari akutalisasi diri. Saya berkata kepada Kenshi saya, jika mereka akan lulus ujian, maka mereka akan lulus. Tetapi saya tidak menerima sifat arogan.
Ketika seorang Kenshi lulus ujian, dia akan dilempar ke lumpur, bukan malah diberi ucapan selamat. Sebab, jika saya ucapkan selamat kepadanya, dia akan berhenti berlatih.
Tradisi semacam ini berlangsung hingga kini.
Tradisi ini terjadi pada hari terakhir Gashuku. Setelah menerima kenaikan tingkat, semua Kenshi Laki-laki yang lulus, disuruh membuka dogi atas mereka, diperintahkan untuk tidur terlentang, dan dicambuki dengan obi oleh sempaimereka. Mereka diperintahkan untuk sit up, sementara Kenshi senior menginjak tubuh mereka. Terdengar teriakan dimana-mana.
Tetapi,jika kita perhatikan, walaupun mereka berteriak, para kenshi yang lulus ujian tersebut tersenyum, dan semua pihak menikmati upacara yang gila-gilaan tersebut. Setelah itu, mereka dibawa ke sungai di luar dojo, dan tubuh merekapun dipenuhi lumpur, sementara senyuman bahagia terpancar dari wajah mereka.
Sensei Indra: Alasan kenapa Shorinji Kempo dapat menjadi organisasi besar di Indonesia adalah dikarenakan Pelatih-pelatihnya adalah orang Indonesia, yang memahami orang Indonesia, dan mengajarkan Shorinji Kempo dengan cara yang dapat dilakukan oleh orang Indonesia. Kami mengajarkan Shorinji Kempo di Indonesia dengan disiplin yang keras.
Hierarkhi
pada Shorinji Kempo sebenarnya sesuai dengan ajaran awal sekeras apapun latihan
seorang murid harus patuh kepada Senpai atau gurunya karena dengan kepatuhan
inilah ilmu beladiri Shorinji Kempo dapat di serap oleh para kohainya.
Kutipan
diatas diambil dari percakapan sensei Indra dengan wartawan dari Jepang pada
acara ulang tahun perkemi ke 40 di pondok gede.
Artinya
bahwa hierarkhi di Shorinji Kempo tidak bisa di hilangkan karena menjadi ciri
khas dari PERKEMI itu sendiri.
D. Perbedaan
Hierarkhi dan Komando
Hierarkhi
merupakan hubungan antara atasan dengan bawahan dengan garis komando yang
jelas, kepatuhan bawahan kepada atasan pada aturan Organisasi yang di ikutinya.
Sedangkan
komando adalah perintah dari atasan yang harus di laksanakan secara membabi
buta. Biasanya berlaku di instansi militer.
Pada
hierarkhi kepatuhan anggota organisasi di dasarkan pada AD/ART yang di atur
bersama-sama dan di junjung bersama supaya aturan dapat berjalan dengan lancar
dan harmonis. Jadi hierarkhi di laksanakan untuk kepentingan organisasi dan
kemajuan organisasi itu sendiri.
Namun
banyak yang menyalah gunakan hierarkhi ini pada kepatuhan mutlak seorang
bawahan kepada atasan di manapun dan pada posisi apapun, nah ini yang salah.
E. Penerapan
Hierarkhi dalam Organisasi Kempo
Pada
Shorinji Kempo hierarkhi berarti kepatuhan seorang kohai kepada senpai/sensei.
Pada awal berdirinya PERKEMI founding father Ss. Indra Kartasasmita menerapkan
hierarkhi ini karena situasi politik pada waktu itu yang tidak menentu.
Dengan
hierarkhi yang jelas dan seimbang antara bawahan dan atasan, PERKEMI berkembang
dengan pesat ke seluruh Indonesia dan sekarang menjadi salah satu organisasi
terbesar Beladiri di Indonesia.
Hierarkhi
satu kata yang bisa membuat anda menjadi “Penguasa”
atau bahkan menjadi “Kacung”
Begitu
besarnya kuasa “Hierarkhi” sehingga Demokrasi pun kalah? Jawabannya bisa “IYA’
dan bisa “TIDAK”.
Pada
Shorinji Kempo Hierarkhi berlaku pada
saat sedang menjalani latihan dan hal hal yang berkaitan dengan latihan
beladiri Kempo.
Di
dalam latihan instruksi pelatih adalah sesuatu yang mutlak dan harus di
laksanakan tanpa bertanya sepanjang tidak bertentangan dengan nilai nilai
kebenaran dan nilai Agama.
Diktator?
Jawabannya tentu saja iya… tetapi ada REM yang mengaturnya yaitu Janji dan Ikrar
Kenshi..
“Kami berjanji akan tunduk pada pimpinan
dan tidak meremehkan bawahan”
Tentu
saja instruksi dari seorang Sensei adalah demi kebaikan murid-muridnya tanpa
mengabaikan arti pendapat dari muridnya. Karena arti dari sensei sendiri adalah
Sen (lebih dulu) dan Sei (hidup) artinya hidup lebih dahulu dan tentunya
mempunyai pengalaman yang lebih banyak dari murid muridnya.
Nah
rem inilah yang seharusnya dilaksanakan dengan penuh sportivitas dan keyakinan
alangkah indahnya jika Janji dan Ikrar ini di junjung tinggi oleh semua insan
Kempo.
Nilai
nilai inilah yang harus di pertahankan dalam ajaran Kempo tentunya para pendiri
Kempo bercita-cita luhur untuk mengembangkan ajaran ini untuk kepentingan orang
banyak bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan.
Tidak
heran karena Kempo sendiri merupakan filosofi beladiri tidak berlebihan jika
pada awalnya Kempo di larang di pertandingkan karena ketika sudah berkompetisi
maka aka nada yang menang dan kalah. Ketika ada yang menang dan kalah maka terjadi persaingan yang tidak sehat. Apalagi
jika ada hadiah berupa uang tunai yang pelan tapi pasti akan menggerus cita
cita luhur dari para pendiri kempo
sendiri.
F.
Matinya
kreatifitas karena Hierarkhi yang salah kaprah.
Hierarkhi
dalam Kempo seperti di jelaskan di atas merupakan fundamen dasar daripada
organisasi PERKEMI sebagai upaya untuk membendung pengaruh negative dari luar
dengan azas Persaudaraan.
Namun
hierarkhi ini sendiri akan menjadi senjata yang mematikan kreatifitas para
kohai jika di pakai untuk kepentingan pribadi atau golongan dengan tujuan
tertentu.
Oleh
karena hierarkhi ini harus di terapkan pada aturannya sesuai dengan
kapasitasnya. AD/ART telah mengatur dimana penerapan hierarkhi yang benar,
bahkan sudah di atur seacara rinci dan Demokratis pada Organisasi yaitu dengan
adanya MUPERNAS, MUPERPROV DAN MUPERDO… Dimana semua kenshi mempunyai hak dan
suara yang sama dalam mengemukakan pendapatnya.
Tentunya
Hierarkhi ini akan berjalan dan di junjung bersama untuk kepentingan Organisasi
PERKEMI yang kita cintai.
Pada
saat latihan hierarkhi berlaku secara mutlak dimana Senpai / Sensei merupakan
orang yang harus di patuhi dan di ikuti tindakannya.
Sedangkan
pada Organisasi tentunya adalah para pengurus dan pemegang kebijakan yang harus
di patuhi secara hierarkhi.
Jika
janji dan ikrar Kempo benar benar di terapkan dalam tindakan sehari hari maka
“Hierarkhi Kempo adalah sebuah kata yang sangat indah dan bentuk karakteristik
PERKEMI yang menjadi kebanggaan bersama.
Tetapi
apabila hierarkhi ini di paksakan untuk membenarkan tindakan pribadi dan
kepentingan golongan maka pelan tapi pasti Organisasi PERKEMI akan mengalami
kehancuran.
Dengan
semakin berkembangnya zaman maka di butuhkan kearifan dari semua pihak untuk
lebih membuka diri dan mau menerima pendapat dari bawahan/kohai dalam bentuk
Demokrasi.
Mudah
mudahan hierarkhi ini dapat berjalan seimbang seperti yang setiap hari kita
hapalkan pada saat membaca Janji dan Ikrar Kenshi, jika janji ini di pegang
dengan sepenuh hati dan di jiwai maknanya maka akan sangat indah persaudaraan
pada Shorinji Kempo.
Semoga…………..
Senin, 25 Juni 2018
Dojo dan Jadwal Latihan Kempo Kabupaten Bandung
Kabupaten Bandung terus mengembangkan Beladiri Shorinji Kempo agar sejajar dengan daerah lain yang sudah berkembang pesat.
Saat ini kami terus mengembangkan dojo dojo baru terutama di SD dan SMP sebagai upaya untuk memasyarakatkan olahraga Kempo di Kabupaten Bandung pada khususnya dan Jawa Barat pada umumnya.
Dengan masuknya Kempo pada Ajang Pekan Olahraga Daerah walaupun masih bersifat Eksebisi pada tahun ini namun tentunya harus di persiapkan sejak dini terutama pengembagnan Kempo melalui sekolah-sekolah.
Di sela sela kesibukan menghadapi ajang PORDA XIII Jabar tahun ini, Kenshi kenshi Kabupaten Bandung terus membina dojo dojo aktif yang ada di wilayah Kabupaten Bandung.
Berikut Daftar Dojo dan Jadwal Latihan :
No
|
Dojo
|
Alamat
|
Pengurus
|
1
|
SMK Pasundan I Banjaran
|
Jl. Stasion Timur No. 66
Banjaran
|
Tuti Narlima
CP. +62 858-6043-8780
|
2
|
SMK Negeri 3 Baleendah
|
Jalan Adipati Agung No.
34 Baleendah
|
Anggi Wibawa S
62 899-7012-750
|
3
|
SMP Bina Negara
(persiapan)
|
Jl. Andir Baleendah
|
Diki Wahyudi
+62 822-1667-1883
|
4
|
Dojo Jagabaya (Persiapan)
|
Jl. Raya Cimaung Banjaran
|
Esti Mulyani
62 896-4376-2437
|
5
|
Dojo Pangalengan
|
Kp. Cibuluh Pangalengan
|
Herni Sri Nurmala
CP. +62 822-9504-0428
|
6
|
Dojo Cabang Kab. Bandung
|
KONI Kab Bandung
Jalan Raya Soreang KM 141
Soreang
|
Catur Sujatmiko
085861113001
|
Bagi masyarakat yang tertarik untuk bergabung dengan kami bisa menghubungi salah satu dojo di atas, pendaftaran baru di buka setiap 4 bulan sekali.
Untuk lebih jelas hubungi pengurus dojonya

















